Dr. Asro’i, M.Pd., dari Direktorat PTKI Kemenag RI menyatakan dukungan terhadap transformasi STID Sirnarasa menuju USAMA Sirnarasa dalam forum ICSIC 2026. Ia menilai STID Sirnarasa memiliki sumber daya, sarana prasarana, dan distingsi yang layak untuk berkembang menjadi universitas. Transformasi ini diharapkan memperluas peran STID Sirnarasa dalam bidang dakwah, pendidikan, konseling Islam, dan pengembangan masyarakat.
Sirnarasa, 20 Juni 2026 - Kepala Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan Direktorat PTKI Kemenag RI mendukung upaya Transformasi STID Sirnarasa menuju Universitas Saefulloh Maslul (USAMA) Sirnarasa mendapat perhatian dalam gelaran International Conference on Sufi-Based Islamic Counseling atau ICSIC 2026, Sabtu, 20 Juni 2026.
Dukungan tersebut mengemuka dalam forum seminar internasional yang digelar STID Sirnarasa bersama Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia di Lantai 4 Kampus STID Sirnarasa. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan akademisi, praktisi, konselor, peneliti, tokoh pendidikan, serta delegasi dari Indonesia dan Malaysia.
Salah satu Keynote Speaker, Dr. Asro’i, M.Pd., dari Kasubdit Pengembangan Akademik Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, menyampaikan pandangannya mengenai arah pendidikan tinggi keagamaan Islam di masa depan.
Menurutnya, pendidikan tinggi keagamaan Islam perlu terus beradaptasi dengan tantangan global tanpa kehilangan akar nilai spiritual. Ia menekankan pentingnya integrasi dimensi biologis, psikologis, sosial, dan spiritual dalam pengembangan keilmuan, pendidikan, serta layanan konseling Islam.
Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam perlu menghadirkan pendekatan keilmuan yang utuh. Pendekatan tersebut tidak hanya menempatkan manusia sebagai makhluk rasional, tetapi juga sebagai makhluk spiritual yang membutuhkan pembinaan jiwa, akhlak, dan kesadaran religius.
Dalam konteks Transformasi STID Sirnarasa Menuju USAMA, Dr. Asro’i menilai bahwa STID Sirnarasa dengan segala sumber daya, sarana-prasarana dan distingsi yang dimilikinya sudah sangat layak untuk bertransformasi menjadi Universitas. "Bulan Agustus ini, secara sistem, Proposal Pengajuan Alih Status Sekolah Tinggi dibuka. Jika tahapan ini ditempuh, in Syaa Alloh, akhir tahun ini STID Sirnarasa sudah menjadi Institut", ujarnya.
Transformasi STID Sirnarasa menuju USAMA Sirnarasa menjadi bagian dari upaya memperluas peran institusi dalam bidang dakwah, pendidikan, konseling Islam, dan pengembangan masyarakat. Rencana pengembangan tersebut juga mencakup dukungan pembukaan program studi baru, yaitu Hukum Ekonomi Syari’ah, Ekonomi Syari’ah, dan Manajemen Pendidikan Islam.