Skip to main content
Kopertais Wilayah II Jawa Barat Dukung Upaya Transformasi STID Sirnarasa Menuju USAMA pada Kunjungan Monitoring dan Evaluasi - STID Sirnarasa
Akademik

Kopertais Wilayah II Jawa Barat Dukung Upaya Transformasi STID Sirnarasa Menuju USAMA pada Kunjungan Monitoring dan Evaluasi

Kopertais Wilayah II Jawa Barat Dukung Upaya Transformasi STID Sirnarasa Menuju USAMA pada Kunjungan Monitoring dan Evaluasi

Kopertais Wilayah II Jawa Barat melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi operasional di STID Sirnarasa pada 14 November 2025, dipimpin oleh Dr. H. Syamsudin RS, M.Ag. sebagai Visitor dan Dr. H. Acep Komarudin, M.Ag. sebagai Pendamping Teknis. Dalam kegiatan tersebut, Kopertais menekankan pentingnya peran operator dalam manajemen perguruan tinggi serta pentingnya implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang konsisten oleh seluruh elemen organisasi. Kopertais Wilayah II Jawa Barat menunjukkan dukungan penuh terhadap rencana transformasi STID Sirnarasa menuju Institut Saefulloh Maslul dan Universitas Saefulloh Maslul, berdasarkan pengakuan terhadap potensi institusi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam berkualitas. STID Sirnarasa dinyatakan telah siap meningkatkan statusnya menjadi institusi yang lebih komprehensif dan kompetitif.

Ciamis, 14 November 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah (STID) Sirnarasa menerima kunjungan resmi dari Kopertais (Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam) Wilayah II Jawa Barat untuk melakukan monitoring dan evaluasi operasional lembaga. Kegiatan ini menandai komitmen pemerintah dalam pengawasan dan pendampingan perguruan tinggi swasta di wilayah Jawa Barat, sekaligus menunjukkan dukungan terhadap transformasi institusional STID Sirnarasa.

Kunjungan monitoring dan evaluasi operasional wilayah ini dipimpin oleh Dr. H. Syamsudin RS, M.Ag. sebagai Visitor (Pengunjung Resmi), dengan didampingi oleh Dr. H. Acep Komarudin, M.Ag. sebagai Pendamping Teknis. Kehadiran kedua pejabat Kopertais ini mencerminkan seriusnya lembaga dalam melakukan pengawasan terhadap manajemen perguruan tinggi swasta di wilayah Jawa Barat.

Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Tim Kopertais Wilayah II Jawa Barat sangat menekankan pentingnya peran operator dalam manajemen perguruan tinggi. Operator dipandang sebagai elemen krusial yang menjalankan operasionalisasi harian institusi dan mendukung pencapaian visi misi perguruan tinggi. Diharapkan operator memiliki kompetensi yang memadai, dedikasi tinggi, dan pemahaman mendalam terhadap standar operasional lembaga.

Selain itu, Tim Kopertais juga menekankan pentingnya implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai fondasi manajemen mutu perguruan tinggi. Dokumen SPMI yang telah disusun STID Sirnarasa perlu tidak hanya dimiliki secara administratif, tetapi juga dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh elemen organisasi untuk memastikan peningkatan mutu berkelanjutan.

Tim Kopertais Wilayah II Jawa Barat menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya transformasi STID Sirnarasa. Lembaga pengawas ini sangat mendukung rencana pengembangan STID Sirnarasa menuju jenjang institusi yang lebih tinggi, yakni Institut Saefulloh Maslul dan selanjutnya universitas dengan nama Universitas Saefulloh Maslul.

Dukungan ini diberikan atas dasar pengakuan terhadap potensi STID Sirnarasa dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas. Kopertais percaya bahwa dengan implementasi standar mutu yang tepat, penguatan manajemen operasional, dan komitmen yang konsisten, STID Sirnarasa siap meningkatkan statusnya menjadi institusi yang lebih komprehensif dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Kunjungan monitoring dan evaluasi ini memberikan masukan berharga bagi STID Sirnarasa dalam memperkuat fondasi institusional menjelang transformasi ke jenjang yang lebih tinggi. Tim pimpinan STID Sirnarasa, khususnya Ketua dan jajarannya, memandang evaluasi dari Kopertais sebagai bagian integral dari proses peningkatan kualitas institusi.

Dengan dukungan sistematis dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat, STID Sirnarasa semakin yakin untuk melanjutkan langkah-langkah strategis menuju transformasi institusi. Prosedur, standar, dan praktik terbaik yang telah dievaluasi Kopertais akan menjadi acuan dalam penyempurnaan manajemen dan operasional lembaga ke depannya.

/HNM